Pengertian Honeypot

Halo para pembaca Lanuma Webid, sekarang saya akan menulis artikel tentang honeypot. Ya honeypot, untuk tulisan kali ini hanya perkenalan saja.

Honeypot adalah suatu cara untuk menjebak atau menangkal usaha-usaha penggunaan tak terotorisasi dalam sebuah sistem informasi. Honeypot merupakan pengalih perhatian hacker, agar ia seolah-olah berhasil menjebol dan mengambil data dari sebuah jaringan, padahal sesungguhnya data tersebut tidak penting dan lokasi tersebut sudah terisolir.

Secara singkat honeypot merupakan sebuah sistem yang di bangun menyerupai / persis dengan sistem yang sesungguhnya, dengan tujuan agar para attacker teralih perhatiannya dari sistem utama yang akan di serang, dan beralih menyerang ke sistem palsu tersebut. Saat ini honeypot tidak hanya berfungsi atau bertujuan untuk bertujuan menjebak attacker untuk melakukan serangan ke server asli, namun honeypot juga bermanfaat untuk para system administrator atau security analyst, untuk menganalisa aktifitas apa saja yang dilakukan oleh atacker / malware yang terdapat di dalam sistem honeypot tersebut.

Dengan pengamatan tersebut kita dapat mengetahui jenis-jenis serangan yang biasa di terapkan / malicious activity yang di lakukan oleh malware, misalnya seperti metode penginfeksiannya, seberapa banyak file yang di infeksi, dan juga metode penyebarannya. Dengan tindakan ini system administrator atau security analyst dapat meminimalisir / melakukan counter apabila terjadi jenis serangan / infeksi yang sama dengan yang di lakukan attacker / malware dalam sistem honeypot yang kita buat. Honeypot ini juga membantu kita untuk melakukan pendeteksian jenis-jenis ancaman yang masuk dalam kategori jenis baru (new threat detection).

Dalam sebuah lingkungan server yang aman, biasanya terdapat IDS (Intrusion Detection System) atau IPS (Intrusion Prevention System) yang bertugas untuk menjaga sistem dari serangan-serangan yang ada. Namun IDS dan IPS sendiri tidak serta merta dapat menahan serangan para attacker. Honeypot ini sangat penting untuk menjadi suatu perangkat tambahan demi meminimalisir serangan yang terjadi ke dalam sistem kita. Ada beberapa unsur yang terdapat pada honeypot secara umum, yaitu :

  1. Monitoring / logging tools
  2. Alerting mechanism
  3. Keystroke logger
  4. Packet analyzer
  5. Forensic Tools

Honeypot dapat di klasifikasikan menjadi beberapa bagian, di antaranya adalah :

  1. Low Intercation Honeypot Low interaction honeypot adalah tipe honeypot dimana hanya mengemulasikan sebagian service saja. Misalnya hanya service FTP, Telnet, HTTP, dan servie lainnya. Contoh dari jenis honeypot ini misalnya Honeyd, Mantrap, Specter.
  2. High interaction honeypot High interaction honeypot adalah tipe honeypot dimana menggunakan keseluruhan resource sistem, dimana honeypot ini benar-benar persis seperti sistem yang real. Honeypot jenis ini bisa berupa satu keseluruhan operating system. Contoh dari high interaction honeypot ini adalah Honeynet.

Keuntungan honeypot antara lain:

1. Honeypot mengumpulkan data tentang bagaimana penyerang-penyerang menembus dan apa yang dilakukannya selama berada dalam sistem

2.Honeypot membantu mengoptimalkan sumber daya. Cracker menyerang honeypot anda, bukan firewall ataupun NIDS anda.

Kelemahan honeypot antara lain:

1.Honeypot tidak akan berguna apabila si penyerang tidak terpancing oleh umpan tersebut.

2. Jika tidak dikonfigurasi dengan baik, cracker bisa menyerang sumber daya lain yg ada di network Anda.

Baik, sekian artikel ini. Semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply